Deskripsi produk
Kunci hidrolik merupakan elemen kontrol dalam sistem hidrolik. Peran utamanya adalah untuk mencegah aliran oli dalam sistem untuk mengunci posisi silinder, sehingga memungkinkannya tetap diam bahkan di bawah pengaruh beban eksternal. Kunci hidrolik biasanya terdiri dari katup periksa hidrolik, yang, jika tidak ada kontrol tekanan oli, berfungsi seperti katup periksa biasa, hanya memungkinkan aliran oli satu arah. Ketika oli bertekanan dimasukkan ke dalam saluran oli kontrol, hal ini dapat mendorong piston, menyebabkan katup periksa terbuka dan memungkinkan aliran oli terbalik.
Kunci hidrolik terutama digunakan untuk penguncian beban statis, seperti pada peralatan seperti cadik derek mobil, truk penumpang bandara, bor arah horizontal, truk penumpang diferensial geser, truk pemadam kebakaran, dan truk sanitasi. Mereka tidak cocok untuk digunakan pada peralatan dengan variasi beban yang besar atau untuk kontrol kecepatan dinamis pada beban yang menurun dengan variasi beban yang besar. Saat memasang kunci hidrolik, biasanya disarankan untuk memasangnya di antara katup throttle dan katup geser untuk mencegah tekanan balik katup throttle mempengaruhi kecepatan penutupan kunci hidrolik.
aplikasi
Pemilihan dan penerapan kunci hidrolik memerlukan pertimbangan beberapa faktor, termasuk pengaruh tekanan balik pada tekanan pembukaan pilot dan pemilihan rasio pilot kunci hidrolik. Prinsip pengoperasian kunci hidrolik didasarkan pada kenyataan bahwa cairan dalam wadah tertutup tidak dapat dikompresi. Ketika katup kontrol ditutup, fluida hidrolik masuk ke silinder hidrolik. Karena cairan hidrolik tidak dapat dikompresi, kunci hidrolik dapat memblokir dan membuka kunci objek dengan mengontrol status peralihan katup.
Dalam aplikasi praktis, kunci hidrolik dapat digunakan untuk pemblokiran silinder vertikal satu arah atau pemblokiran silinder hidrolik dua arah untuk memastikan peralatan dan keselamatan pribadi. Namun, meskipun menggunakan kunci hidrolik, penguncian penuh mungkin tidak dapat dicapai karena desain atau pemilihan komponen. Oleh karena itu, dalam perancangan sistem, diperlukan pertimbangan yang cermat terhadap struktur internal kunci hidrolik dan prinsip operasionalnya.




